Kabar melawan arus: dua belas tahun Indonesia di apakabar
Dari 1990 hingga 2002, apakabar yang dikelola John MacDougall membawa kabar, desas-desus dan perdebatan tentang Indonesia melewati sensor Orde Baru. 140.833 pesannya masih tersimpan. Inilah yang diperlihatkannya.
Apa yang tersisa
Apakabar dimulai pada 7 Oktober 1990 sebagai konferensi di jaringan IGC, dikelola John A. MacDougall dari Indonesia Publications di Maryland. Ia tumbuh menjadi sekumpulan milis bermoderator yang disuntingnya, sebagian besar seorang diri, hingga Februari 2002. Basis datanya, yang ditampung Hamline University dan kemudian Ohio University, sudah tiada. Yang tersisa hanya rekaman Internet Archive.
Rekaman itu memuat 136.431 pesan. Menurut daftar foldernya sendiri, basis data memuat 137.146 pesan, jadi 99,5% masih ada. Arsip milis di indopubs.com menambah 3.341 pesan. Tanpa 3.910 salinan ganda, tersisa 135.895 teks yang berbeda. Tidak ada bulan yang kehilangan banyak: yang terburuk (Mei 2001, Mei 2000, Mei 1997) masih menyimpan 95% pesannya.
Pesan yang dipulihkan per bulan, menurut bahasa
Penanda bernomor: 1 Pembantaian Santa Cruz · 2 pembredelan pers · 3 penyerbuan kantor PDI · 4 rupiah diambangkan · 5 Mei 1998 · 6 referendum Timor Timur · 7 Megawati menjadi presiden.
Dari konferensi asing menjadi forum Indonesia
Pada 1991, 98% pesan berbahasa Inggris, ditulis para sarjana, kelompok solidaritas dan wartawan di luar negeri. Bahasa Indonesia naik menjadi 29% pada 1994 dan 78% pada 1996, lalu bertahan di atas separuh. Seiring masuknya internet komersial ke Indonesia, ringkasan berbahasa Inggris karya MacDougall berganti dengan artikel Indonesia yang dimuat ulang utuh dan perdebatan di antara orang Indonesia sendiri: ruang publik yang tak mudah dipantau rezim.
Membaca pers terlarang lewat surel
Setelah Tempo, Editor dan DeTIK dibredel pada 21 Juni 1994, makin banyak berita milis berasal dari media yang ditutup rezim atau tak pernah diberi izin: Tempo Interaktif, SiaR, Xpos, Kabar dari PIJAR dan buletin PRD. Bagian mereka dari berita yang dimuat ulang rata-rata 12% per triwulan pada 1997 dan memuncak di 84% pada triwulan ketiga 1998, triwulan yang sepi dengan 424 pesan berita, sebagian besar buletin SiaR.
Bagian media bawah tanah dan pers terlarang dalam berita yang dimuat ulang
Buletin SiaR, Xpos, PIJAR, PRD dan AJI, serta Tempo Interaktif dan D&R sejak pembredelan 1994 sampai 1998. Garis putus-putus: pers asing dan kantor berita. Bagian dari berita yang media asalnya diketahui, per triwulan (triwulan dengan kurang dari 30 pesan tidak ditampilkan).
Setelah Soeharto jatuh dan pemerintahan Habibie berhenti mewajibkan izin terbit, bagian pers bawah tanah anjlok. Liputan asing (garis putus-putus) adalah sumber utama hingga 1995, lalu sekitar sepersepuluh berita, dan naik lagi hanya ketika dunia menyorot Indonesia, seperti saat krisis Timor Timur 1999 dan sesudah 11 September 2001.
Apa yang dibicarakan milis
Sembilan belas tema menelusuri perhatian milis. Sebuah model yang dilatih pada 914 pesan yang diperiksa manual memisahkan pesan yang membahas sebuah tema dari pesan yang sekadar menyebutnya. Timor Timur mendominasi awal 1990-an (37% pesan pada 1992) dan kembali bersama referendum 1999 (22%). Ekonomi naik dari 0,9% pada 1996 menjadi 4,3% pada 1998, korupsi dari 0,4% pada 1995 menjadi 3,6%. Konflik komunal muncul hampir dari nol pada 1999 (0,1% menjadi 4,1%), bersamaan dengan kembalinya Aceh (1,0% menjadi 6,7%).
Bagian pesan setiap tahun yang membahas setiap tema
Gradasi warna relatif terhadap tahun puncak setiap tema: baca sepanjang baris, bukan antarbaris. Istilahnya di Tema.
| '90 | '91 | '92 | '93 | '94 | '95 | '96 | '97 | '98 | '99 | '00 | '01 | '02 | |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Timor Timur | 12 | 21 | 37 | 27 | 27 | 20 | 9 | 7 | 4 | 22 | 8 | 5 | 1 |
| Aceh | 2 | 5 | 1 | 1 | 0 | 0 | 0 | 1 | 1 | 7 | 6 | 5 | 2 |
| Papua / Irian Jaya | 1 | 0 | 0 | 0 | 0 | 1 | 1 | 0 | 0 | 0 | 1 | 1 | 0 |
| Konflik komunal | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 1 | 0 | 4 | 6 | 6 | 3 |
| Perburuhan | 2 | 2 | 1 | 2 | 3 | 2 | 2 | 1 | 0 | 0 | 0 | 0 | 1 |
| Gerakan mahasiswa | 0 | 0 | 0 | 1 | 0 | 1 | 1 | 0 | 4 | 1 | 1 | 1 | 0 |
| Kebebasan pers dan sensor | 1 | 1 | 0 | 0 | 3 | 3 | 2 | 1 | 1 | 1 | 1 | 0 | 0 |
| PDI dan Megawati | 0 | 0 | 0 | 3 | 0 | 1 | 8 | 3 | 1 | 5 | 3 | 4 | 1 |
| Kiri dan 1965 | 1 | 1 | 0 | 1 | 1 | 3 | 3 | 1 | 1 | 1 | 1 | 1 | 1 |
| Islam | 0 | 0 | 0 | 1 | 0 | 1 | 1 | 1 | 1 | 2 | 1 | 1 | 2 |
| Tionghoa Indonesia | 1 | 1 | 0 | 0 | 1 | 1 | 1 | 1 | 4 | 2 | 1 | 1 | 0 |
| Militer | 3 | 3 | 3 | 3 | 2 | 4 | 6 | 3 | 5 | 7 | 7 | 4 | 2 |
| Hak asasi manusia | 2 | 4 | 6 | 8 | 7 | 6 | 5 | 3 | 4 | 4 | 5 | 3 | 2 |
| Ekonomi dan krisis | 1 | 0 | 0 | 0 | 1 | 1 | 1 | 2 | 4 | 1 | 2 | 1 | 0 |
| Korupsi dan keluarga Soeharto | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 2 | 2 | 4 | 2 | 2 | 2 | 2 |
| Pemilu, partai dan parlemen | 1 | 0 | 1 | 1 | 1 | 1 | 4 | 5 | 1 | 6 | 2 | 3 | 1 |
| Lingkungan hidup | 4 | 5 | 2 | 2 | 3 | 3 | 2 | 3 | 1 | 0 | 2 | 1 | 0 |
| Perempuan dan gender | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 |
Militer tak pernah absen: setiap tahun dari 1991 sampai 2001, 22% hingga 39% pesan menyebutnya dan 2,4% hingga 7,2% terutama membahasnya.
Seberapa cepat kabar beredar
Pembantaian Santa Cruz di Dili pada 12 November 1991 sampai ke milis pada hari yang sama, lewat TAPOL. Penyerbuan kantor PDI pada 27 Juli 1996 dilaporkan pada hari yang sama dan memancing 716 pesan dalam tiga puluh hari; referendum Timor Timur pada 30 Agustus 1999 memancing 994 pesan. Aktivis buruh Marsinah, yang ditemukan terbunuh pada 8 Mei 1993, pertama kali disebut 21 hari kemudian. Keterlambatan itu milik milis sendiri: dari Februari sampai Juli 1993 basis data hanya menerima pesan pada 94 dari 181 hari, dan semuanya masih ada.
Semua 35 peristiwa, hari demi hari →
Siapa yang disebut
Tokoh yang disebut dalam paling banyak pesan
Jumlah pesan yang menyebut setiap tokoh, 1990–2002 (MacDougall sendiri tidak dihitung).
Soeharto disebut lebih sering daripada siapa pun, disusul para presiden sesudahnya dan para jenderal di sekitar mereka. Nama-nama yang muncul bersamaan, per periode →
Dua studi kasus
Kekerasan seksual Mei 1998
Sejak 13 Mei 1998, 617 pesan menyebut perkosaan atau kekerasan seksual dalam paragraf yang sama dengan kerusuhan, warga Tionghoa atau penyelidikan; 57 di antaranya terutama membahasnya. Pesan-pesan itu merekam bagaimana laporan menyebar, siapa yang meragukannya dan bagaimana penyangkalan dibangun. Bulan tersibuk adalah Juli 1998, dengan 62 pesan. Baca studi kasusnya →
Gerwani dan ingatan tentang 1965
Gerwani disebut dalam 164 pesan. Milis ini memuat versi Orde Baru tentang 1965 sekaligus gugatan terbuka pertama terhadapnya, dari bekas tahanan politik, eksil seperti Sobron Aidit, dan para pembaca Pramoedya. Baca studi kasusnya →